"Terlalu banyak pajak di Indonesia," ujar Presiden Direktur PT Ford Motor Indonesia Will Angove dalam Media Roundtable Ford di Grand Indonesia, Kamis (20/1/2011).
Angove lalu menjelaskan kalau Ford akan terus memantau perkembangan masalah perpajakan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk BBN kemungkinan naiknya akan bervariasi. Jakarta antara 10-15 persen, Surabaya, Medan sekitar 15 persen. Kami akan terus pantau itu," ujarnya.
"Tapi secara umum kami masih optimistis melihat 2011," cetusnya.
Seperti diketahui tahun 2011 ini konsumen otomotif Indonesia mengalami beberapa 'cobaan', mulai dari kenaikan BBN yang berimbas pada kenaikan harga mobil, rencana penerapan pajak Progresif hingga larangan pembelian bensin bersubsidi di bulan April nanti.
Beban konsumen itu pun juga masih ditambah kenaikan harga plastik, baja dan minyak dunia juga akan mengganggu pasar mobil.
"Kita pantau dulu semuanya. Kami optimistis itu bukan jadi penghalang," timpal Sales and Marketing Director FMI, Bagus Susanto.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter