Masyarakat Dibikin Kaget dengan Pajak Progresif dan Pembatasan BBM

Masyarakat Dibikin Kaget dengan Pajak Progresif dan Pembatasan BBM

- detikOto
Selasa, 18 Jan 2011 08:57 WIB
Masyarakat Dibikin Kaget dengan Pajak Progresif dan Pembatasan BBM
Jakarta - Kebijakan pemerintah menerapkan pajak progresif membuat masyarakat kaget. Apalagi penerapan pajak progresif akan disusul dengan pelarangan penggunaan Premium untuk kendaraan roda empat.

"Ini semua akan bikin kaget. Bikin shock. Apalagi datangnya berbarengan," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di Jakarta.

Namun begitu, Jonfis memperkirakan kalau ini hanyalah shock sementara. Karena seiring dengan kebutuhan masyarakat pada kendaraan tidak bisa ditinggalkan, maka keadaan akan kembali stabil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pajak progresif dan pembatasan subsidi memang tidak populer tapi mau tidak mau kita harus melaksanakannya. Sebenarnya tidak masalah, tapi masalahnya datangnya berbarengan. Ini yang bikin shock meski cuma sementara," pungkasnya.

"Apalagi masih ditambah Bea Balik Nama (BBN) yang juga naik," tandasnya.

Seperti diketahui, pajak progresif mulai berlaku begitu pula dengan kenaikan Bea Balik Nama pada 3 Januari 2011 ini. Beberapa warga harus membayar lebih tinggi untuk pajak tahun ini.

Sementara pembatasan BBM subsidi untuk mobil berpelat hitam dan merah akan diterapkan mulai akhir triwulan I 2011 ini.

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads