Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menuturkan kalau populasi kendaraan dengan panjang jalan memang timpang sehingga kemacetan sudah pasti terjadi.
Apalagi angkutan massal yang cepat dan nyaman belum dapat disediakan oleh pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang mengungkapkan kemacetan lalu lintas bukan hanya terjadi Jakarta tapi juga negara-negara maju yang berisi orang-orang cerdas.
"Tidak ada yang bisa menghilangkan kemacetan," tegasnya lagi.
"Semua keluar di jalan yg sama dan menggunakan jalan yang sama. Wajar kalau jalan jadi macet. Kondisi ini terjadi di hampir seluruh dunia. Bukan hanya Indonesia," ujar pria yang senang reli mobil ini.
Saat ini menurut data yang dimiliki Kementerian Perhubungan, ada sekitar 47 juta motor dan 9,5 juta mobil di seluruh Indonesia.
Dan untuk di Jakarta, ada sekitar 11 juta kendaraan, sekitar 8 juta adalah motor.
"Wajar kalau macet jadi makanan sehari-hari kita," tukasnya.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Wiper Ketekuk-Spion Lepas, Segini Kerugian Pemilik MINI yang Diamuk Sopir Calya