First Ride

Berlari Bersama Suzuki Axelo

- detikOto
Jumat, 07 Jan 2011 12:32 WIB
Surabaya - Produsen motor Suzuki baru saja mengeluarkan motor terbarunya Suzuki Shogun Axelo. Motor ini diklaim memiliki banyak penyempurnaan. Tapi bagaimana dengan performanya?

Beruntung detikOto bisa menjajal motor tersebut dalam dua sesi. Pertama kami mengetesnya di sirkuit Kenjeran, Surabaya. Setelah itu kami juga mengetes motor ini di melintasi keramaian di dalam kota Surabaya dan memelintir tuas gasnya hingga habis di jembatan Suramadu ketika menuju Pulau Madura.

Kami mendapat kesempatan untuk mengetes Suzuki Axelo tipe S yang memiliki double cakram.

Ketika menaiki motor ini untuk pertama kali, penerus nama besar Shogun ini tampak bersahabat. Ground clearance Axelo yang hanya 135 mm dengan dimensi tubuh 1.895x715x1.075 mm (PxLxT) terbukti tidak menyulitkan pengendara ketika pertama kali menungganginya.

Mesin pun dinyalakan. Terdengar deru lembut dari mesin 4 langkah SOHC berkapasitas 125 cc yang digendong Axelo. Uniknya nyala mesin ini dibarengi dengan menyalanya lampu utama di motor. Fitur ini bernama Automatic Headlight On (AHO) dan Suzuki merupakan pabrikan yang pertama menerapkan hal itu sebagai buah UU No 22 tentang lalu lintas.

Tuas gas pun perlahan diplintir, dan Axelo mulai memasuki sirkuit Kenjeran. Di sirkuit ini, Axelo yang memiliki tagline 'Tujukin Aksi Lo' berhasil memperlihatkan kemampuan akselerasinya.

Tenaga Axelo terasa padat mengisi celah baik diputaran atas maupun di putaran bawah meski terasa kurang galak. Nafas motor ini pun terasa sangat panjang yang akhirnya membuat sirkuit Kenjeran terasa sangat pendek.

Aerodinamika motor yang dilepas dengan harga Rp 13,8 juta sampai Rp 15 juta ini juga sangat menyenangkan dengan handling yang mantap. Meliuk di tikungan yang banyak mewarnai Kenjeran pun dengan mudah dapat dilakukannya.

Handling Axelo pun kembali menunjukan persahabatan ketika motor ini diajak berputar-putar di kawasan perkotaan kota Surabaya. Meski beberapa kali tersendat kemacetan dan menghempas lubang, motor ini masih terasa nyaman.

Tapi kemampuan utama motor ini baru terlihat ketika detikOto menggeber Axelo di jalan tol Jembatan Suramadu. Di jalan bebas hambatan ini kemampuan Axelo yang sebenarnya kembali diuji. Jalan lurus yang sepi menjadi medan berat yang harus ditaklukkan.

Ketika melintasi Suramadu, tenaga puncak Axelo yang mencapai 9,6 PS dengan torsi maksimum 10 Nm berhasil dikail. detikOto berhasil memacu motor ini hingga 120 km perjam. Sebenarnya nafas Axelo masih terasa cukup panjang, namun sayang kecepatannya hanya dibatasi sampai 120 km perjam itu saja.

Tapi yang perlu diberi applause adalah keseimbangan dan aerodinamika motor ini. Bagaimana tidak, meski angin berhembus cukup kencang menghadang langkah Axelo, motor ini mampu menembusnya.

Apalagi motor ini memang sudah mengaplikasi lubang angin (air scope) dibagian depan motor yang menurut Suzuki terinspirasi dari moge GSX-R.

Tak anyal, Axelo pun terasa sangat stabil membelah angin. Terlebih lekuk tubuh tajam yang menghiasi body motor ini terasa sekali sangat berguna membantu menambah aerodinamikanya.

Over all, dengan kemampuan dan inovasi yang digendongnya ini, ambisi Suzuki untuk bangkit di pentas percaturan roda dua Indonesia bersama Axelo terasa pantas diapresiasi. Axelo memiliki segudang kemampuan dan penampilan yang mumpuni. Apalagi harga jual motor ini masih reasonable dan diklaim irit bahan bakar dengan perbandingan 1:46 km per liter. (syu/ddn)