Pemilik Kendaraan Putus Asa Jika Pertamax Rp 8.000/Liter

Pemilik Kendaraan Putus Asa Jika Pertamax Rp 8.000/Liter

- detikOto
Senin, 03 Jan 2011 18:05 WIB
Pemilik Kendaraan Putus Asa Jika Pertamax Rp 8.000/Liter
Jakarta - Meski naik beberapa ratus rupiah, harga baru Pertamax cukup memberatkan mereka yang memakai bahan bakar non subsidi itu. Meski masih bisa toleran dengan harga baru Pertamax, jika naik lagi membuat pengguna mobil putus asa.

"Gue baru desperate kalau harganya sudah Rp 8.000 per liter," ujar Ani kepada detikOto di Jakarta.

Harga BBM non subsidi yang dijual SPBU Pertamina itu kembali naik mulai Januari 2011. Harga Pertamax di Jakarta kini menjadi Rp 7.500 per liter dari sebelumnya Rp 7.050 per liter. Sementara harga Pertamax Plus menjadi Rp 7.900 per liter dari sebelumnya Rp 7.450 per liter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini mungkin saatnya kita mengombinasikan penggunaan bensin, separuh pakai Pertamax separuhnya lagi pakai Premium, mumpung belum dibatasi," ujar Hatta, pemilik mobil lainnya.

Dari pantauan detikOto di beberapa SPBU di Jakarta, masih banyak pengguna mobil yang belum membiasakan diri memakai BBM non subsidi. Masih banyak pengguna mobil yang menggunakan Premium. Padahal sebentar lagi, Premium akan dibatasi pada akhir triwulan pertama 2011.

"Mau tidak mau saya harus terima kenaikan harga ini, enggak apa-apa nanti juga akan terbiasa, saya tidak akan beralih selain Pertamax," ujar Anggi pemilik Mazda2. (ddn/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads