Dan kini sebuah SUV diesel berbalur warna krem menjadi sarana untuk menyalurkan hobi positif Tifatul di waktu senggang.
"Saya memang hobi nyetir. Dari dulu sampai sekarang. Dan dengan Toyota Fortuner ini saya suka bepergian. Menyetir sendiri kalau ada waktu senggang. Saya suka mobil itu. Tapi sayang pernya agak keras. Tapi luas, bisa nampung banyak orang dan barang," kata Tifatul kepada detikOto di kantor detikcom, Warung Buncit, Jakarta, Rabu malam (22/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya suka sekali nyetir, apalagi kalau perjalanan jauh bersama keluarga," imbuhnya.
Ada cerita menarik dibalik kesenangan mengemudi menurut Tifatul.Β Ia sempat memiliki mobil pabrikan Jepang, Toyota Kijang keluaran 1993. Kendaraan jenis MPV itu mobil pertama yang ia miliki. Kebetulan dengan mobil itu ia suka menempuh perjalanan jauh yakni ke kampung halaman bersama keluarga tercinta.
"Mobil pertama saya Toyota Kijang 1993. Saya suka sekali mobil itu. Saya suka menempuh perjalanan Jakarta-Padang-Jakarta," cerita Tifatul.
Tidak hanya ke kampung halaman. Suami dari Sri Rahayu itupun pernah mengemudi dari Jakarta sampai ke Aceh. Namun, karena baru pertama kali, Tifatul tidak berhasil mengemudi sampai tujuan.
"Pernah juga dari Jakarta ke Aceh nyetir. Tapi saya gantian. Enggak kuat, terlalu jauh. Tapi saya suka perjalanan itu," cetus bapak yang memiliki 7 orang anak itu.
Selanjutnya, jika ada kesempatan Tifatul sepertinya ingin nyetir dalam perjalanan jauh . "Kalau ada waktu saya mau nyetir jauh lagi," tutup Tifatul.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?