"Karena pasar ini yang paling besar. Avanza-Xenia saja menguasai 33 persen dari pasar otomotif Indonesia," ungkap Presdir PT Mazda Motor Indonesia Yoshiya Horigome dalam gathering akhir tahun di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (21/12/2010).
Lebih lanjut Horigome mengatakan kalau pemilik mobil kelas lain kemungkinan besar tidak akan terpengaruh terhadap kebijakan yang akan dilakukan pemerintah tersebut. Sebab selain memiliki tingkat ekonomi relatif lebih baik, spesifikasi mobil saat ini sudah mumpuni untuk menghirup Pertamax sebagai bahan bakarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hampir 70 persen pengguna BBM subsidi yaitu Avanza. Tapi kita yakin pola pikir orang berubah dari tadinya boros jadi lebih hemat," ujar Johnny Darmawan beberapa waktu lalu di Jakarta.
Seperti diketahui, DPR telah menyetujui rencana pembatasan BBM bersubsidi mulai akhir Maret 2011 untuk Jabodetabek. Rencana tersebut dilanjutkan pada 1 Juli 2011 untuk Jawa dan Bali, 2012 untuk Sumatera dan Kalimantan dan seluruh Indonesia pada 2013.
Dengan pembatasan ini seluruh pemilik mobil pelat hitam tidak lagi diperbolehkan membeli Premium. Sementara mobil pelat kuning dan sepeda motor masih diizinkan mengkonsumsi Premium.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?