Tapi bila boleh ikut membantu menentukan pilihan, operator SPBU ternyata lebih suka bila semua mobil plat hitam saja yang dilarang.
"Kalau semua dilarang, akan lebih mudah buat kita. Jadi kita gampang bedainnya, plat hitam kita suruh ke Pertamax, plat kuning dan merah boleh ke Premium," ungkap Riski M yang merupakan seorang operator SPBU ketika ditemui detikOto, Jumat (10/12/201).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal berbeda akan terjadi bila opsi mobil di atas tahun 2005 saja yang dilarang menggunakan Premium.
Menurut Riski, opsi itu dipastikan akan menyulitkan dirinya serta teman-teman seprofesi. Sebab akan sulit membedakannya. Selain melihat tahun pajak di plat nomor, semua operator SPBU di Indonesia menurut Riski juga harus menghafalkan semua merek mobil, model dan tahun pembuatannya.
"Kalau itu yang dipilih kita juga harus hafalin semua merek dan model mobil.
Misalnya Xenia keluaran tahun 2008 bagaimana ciri-cirinya, lalu Xenia tahun 2004 atau 2005 bagaimana ciri-cirinya. Itu kan sangat menyulitkan," tandasnya.
"Langkah lain ya kita tanya pemiliknya, tapi itu kan ribet harus tanya ratusan mobil tiap hari dan tidak sopan," imbuhnya.
Karena itu, operator SPBU lain bernama Namin lebih memilih menunggu kepastian pemerintah mengenai aturan dan cara pelaksaan pembatasan penggunaan Premium ini.
"Kita kan belum tahu peraturannya nanti seperti apa. Kita lihat saja dulu. Tapi yang jelas pelarangan semua mobil plat hitam memang akan lebih mudah dibanding pelarangan mobil 2005 ke atas," pungkasya.
Presiden Direktur Indomobil Sukses Internasional Gunadi Sindhuwinata pun menyarankan sebaiknya pengguna mobil pribadi menaati pembatasan premium ini.
"Sudahlah sebaik pengguna mobil pribadi mengikuti peraturan pemerintah saja dengan menggunaka BBM Pertamax," kata Gunadi.
Menurut Gunadi menggunakan bahan bakar Pertamax banyak nilai plusnya. Seperti mesin menjadi halus, konsumsi BBM lebih hemat dan gas buang lebih bersih "Dengan itu kita udara juga menjadi bersih," ucapnya.
Sementara Gunadi setuju dengan prilaku pengendara motor yang menggunakan bahan bakar Pertamax. Kesadaran mereka dinilai sangat tinggi dan tidak mementingkan diri sendiri.
"Nah saat ini juga sudah banyak pengguna motor menggunakan BBM Pertamax. Saya sangat setuju mereka. Mereka itu benar dan dengan sadar
menggunakan Pertamax dan juga sadar diri karena dampaknya sangat besar," tutup Gunadi. (syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi