Prius di Indonesia Makin Mahal

Prius di Indonesia Makin Mahal

- detikOto
Rabu, 01 Des 2010 10:06 WIB
Prius di Indonesia Makin Mahal
Jakarta - Mobil-mobil hybrid di Indonesia sepertinya susah untuk mendapatkan harga yang terjangkau karena tingginya pajak.

Untuk mobil hybrid keluaran Toyota saja, yakni Prius, pajak yang dibebankan mencapai 50 persen dari harga Prius di pasaran.

"Persentase pajak terhadap harga on the road Prius sekitar 50 persen. Komponen pajak seperti pajak barang mewah, bea balik nama, dan pajak pertambahan nilai," ujar PR Manager PT Toyota-Astra Motor Rouli P Sijabat ketika dihubungi detikOto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga Prius saat ini sudah mengalami kenaikan sebesar Rp 4 juta menjadi Rp 589 juta. Di tahun 2009 lalu, saat Prius pertama kali diluncurkan ke tanah air, Prius harganya mencapai Rp 585 juta.

Bea Balik Nama sudah mengalami kenaikan sejak tahun ini. "Tidak ada kenaikan dari sisi harga, cuma kenaikan komponen pajak kendaraan," jelasnya.

Meski Prius kini ada yang diproduksi di Thailand, Toyota pesimistis bisa menurunkan harga Prius di Indonesia,

"Sepertinya tidak bisa turun lagi. Soalnya Prius hanya dirakit di Thailand. Dan Prius juga masih tersangkut kandungan lokal ASEAN. Komponennya masih banyak dari Jepang," kata Direktur Pemasaran PT TAM Joko Trisanyoto.

Jika kandungan lokal ASEAN bisa dinaikkan, maka bea masuk akan lebih ringan. Namun karena komponen sebagian besar masih diimpor dari Jepang, harganya tidak bisa dikompromi lagi. Karena itulah, TAM masih memutuskan untuk mengimpor langsung Prius dari Jepang.

Menurut Joko hal lain yang membuat harga Toyota Prius lebih murah di Thailand adalah karena pemerintah Thailand yang memberlakukan insentif untuk mobil ramah lingkungan tersebut. Di Thailand berkat insentif yang diberikan pemerintah sana, harga Prius mencapai Rp Rp 358 juta.

"Murah juga karena pemerintah Thailand memberlakukan insentif untuk mobil Prius. Di kita kan tidak," keluh Joko.


(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads