Mobil listrik dan alat pengisian listrik tersebut dipinjamkan oleh PT Mercedes-Benz Indonesia (MBI) dan PT Siemens Indonesia (SI) dengan disaksikan Presdir MBI, Rudi Borgenheimer dan Presdir SI, Hans Peter Haesslein, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dan Wakil Kepala Pengelola Keuangan DKI Jakarta, Endang Widjajanti.
"Semoga peminjaman teknologi ini mampu membantu pemerintah DKI Jakarta dalam menemukan solusi tepat untuk pengentasan masalah transportasi dan perubahan iklim yang saat ini sedang dirasakan di kota Jakarta," ujar Endang di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor ini diperkuat baterai lithium ion buatan Tesla Motors yang mampu menghasilkan tenaga sampai 27 hp sampai 40 hp dengan torsi puncak hingga 120 Nm.
Dengan baterai tersebut smart ed mampu menjelajah 135 km jalan dengan sekali pengisian energi dan berlari hingga 100 km perjam.
Baterai yang digendongnya itu dapat diisi hanya dalam waktu 3 jam saja dengan sistem pengisian yang dibuat Siemens yang mempergunakan listrik bertegangan 220 volt atau 110 volt.
Rencananya Daimler AG akan segera memproduksi smart ed secara bertahap mulai tahun 2012 mendatang terbatas di 40 pasar diseluruh dunia.
Unit yang dipinjamkan ke pemda DKI Jakarta ini merupakan 1 diantara 1.500 unit smart ed yang diuji coba di Eropa, Amerika Serikat, Kanada dan Asia.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri