Nama 'Zoe' Menyeret Renault ke Pengadilan

Nama 'Zoe' Menyeret Renault ke Pengadilan

- detikOto
Minggu, 24 Okt 2010 12:46 WIB
Nama Zoe Menyeret Renault ke Pengadilan
Paris - Nama 'Zoe' terus menjadi perdebatan antara dua keluarga di Prancis dan pabrikan mobil Renault. Soalnya gara-gara mobil listrik konsep Renault dan anak-anak mereka, sama-sama bernama 'Zoe'.

Saat gelaran Paris Auto Show, Renault tetap bertahan menggunakan nama tersebut untuk mobil konsepnya, Renault Zoe. Mengetahui itu, dua keluarga di Prancis itu akan membawa masalah ini ke pengadilan.

Para orang tua tersebut khawatir anak-anak perempuan mereka nantinya akan menjadi ejekan dari teman-temannya, karena memiliki nama yang sama dengan sebuah mobil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak ingin mendengar ejekan, 'sudah waktunya untuk mengganti oli' pada anak-anak yang dinamakan Zoe," ujar pengacara penggugat, David Koubbi di pengadilan, seperti dilansir AFP. Pengadilan sendiri dimulai Jumat (22/10/2010).

Bahkan pengacara tersebut menuduh Renault telah 'mencuri' nama anak-anak untuk menutupi performa mobil listriknya yang buruk, berharap dengan nama lucu itu, Renault bisa memberikan citra yang unik pada mobil konsepnya.

"Industrialis, sedang berusaha memanusiakan produk dan pasar, mereka akan
menjadikan sebuah nama menjadi sebuah merek," tegas sang Pengacara.

Koubbi menyatakan di pengadilan, bahwa sekali sebuah perusahaan mobil memilih untuk menggunakan nama seseorang untuk model produknya, seperti yang dilakukan Renault pada model Renault Logan, Megane dan Clio, maka para orang tua akan berhenti menggunakan nama tersebut untuk anak-anak mereka.

Bahkan dalam satu kasus, katanya, seorang gadis muda bernama Clio sampai harus diubah namanya menjadi Margot ketika sudah berusia tiga tahun untuk menghindari persamaan nama dengan sebuah merek.

Renault ZOE, sudah teregister sebagai merek dagang, dimana dalam pengejaannya dalam huruf kapital tidak disertai akhiran 'E' adalah sebuah kendaraan kecil nol emisi yang akan dirilis tahun 2012 mendatang.

Tapi keluarga dari dua anak perempuan bernama Zoe tersebut akan tetap menggugat nama tersebut. Saat ini mereka telah mendapat dukungan dari Association for the Defence of First.

Mereka akan melakukan gugatan atas tuduhan hukum pelanggaran privasi dan
pencurian identitas. Hakim akan memberikan putusannya 10 November 2010
mendatang.
(bgj/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads