Kepala pengembangan BMW AG, Dr Klaus Draeger, mengungkapkan pengembangan mesin dua silinder untuk BMW adalah sebuah kemungkinan, sebagai alternatif dari sistem hybrid yang mahal.
Menurut Draeger, strateginya adalah sebuah mobil kecil dengan mesin efisien, serta bisa mengadopsi penggerak roda depan dari MINI, sehingga tidak perlu menerapkan teknologi hybrid yang mahal untuk mengejar kebersihan emisinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sistem hybrid tidak memberikan efisiensi yang signifikan pada mobil berdimensi kompak, kecuali untuk mobil-mobil bertubuh bongsor, sistem hybrid yang berbiaya mahal akan berguna.
Sehingga, bila sistem hybrid diterapkan pada mobil kompak BMW, maka investasi mereka tidak akan balik modal karena harganya yang tidak kompetitif di pasaran, papar Draeger, seperti dilansir Worldcarfans, Jumat (22/10/2010).
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Bikin SIM Digital Nggak sampai 5 Menit, Tanpa Biaya
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak