Kendaraan bernama 'A hi fambeni' yang diambil dari bahasa Xitsonga memiliki arti 'letβs go' ini sengaja diciptakan untuk masyarakat pedesaan di Afrika Selatan agar segera memiliki alat transportasi baru yang lebih ramah lingkungan.
Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Afrika Selatan Naledi Pandor meluncurkan kendaraan ini pada Agustus 2010 di sebuah konferensi teknologi di Kwa-Maritane Bush Lodge di Provinsi North West.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan yang memiliki tiga roda ini dibangun dari bahan yang ringan namun kuat oleh mahasiswa Universitas Teknologi Tshwane bekerja sama dengan Departemen Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi dan Hidrogen yang sengaja didirikan pada tahun 2008 untuk mengembangkan hidrogen sebagai sumber energi baru bagi negara di selatan benua Afrika ini.
Meski bentuknya mirip sepeda, namun Anda tidak perlu keringatan memacu pedal agar kendaraan ini melaju. Sepeda listrik ini benar-benar didorong oleh tenaga sel bahan bakar hidrogen yang ramah lingkungan
Tidak main-main, A hi fambeni didesain langsung oleh disainer motor
internasional Pierre Terblanche yang sudah 20 tahun tinggal di Italia merancang sepeda motor Ducati dan Piaggio serta pernah mendapat penghargaan di pameran motor bergengsi di Milan.
Sementara teknologi hidrogen dikembangkan oleh tim bernama Resource Driven Technology Concept Centre (RETECZA) yang merupakan gabungan dari akademisi dan pemerintah tadi.
Mesin hidrogen yang digunakan A hi fambeni mampu mengubah sel bahan bakar
hidrogen menjadi listrik yang akhirnya digunakan untuk menggerakan kendaraan tiga roda tersebut.
Pada tahun 2007 lalu, departemen ilmu pengetahuan dan teknologi Afrika Selatan juga pernah meluncurkan Shova Kalula yang diambil dari bahasa Zulu yang berarti 'push easily'.
Ini adalah kerja sama yang dilakukan pemerintah Afrika Selatan dengan pihak swasta dan kelompok sipil yang bertujuan untuk memberikan 1 juta sepeda bagi anak-anak sekolah.
Pandor berharap proyek Shova Kalula dan prototipe A hi fambeni dapat memiliki sinergi dan menjadi awal populasi kendaraan ramah lingkungan di negara itu. Pandor pun berharap proyek kendaraan ramah lingkungan ini bisa berkembang hingga akhirnya Afrika Selatan mampu menciptakan mobil ramah lingkungan sendiri.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini