Hal tersebut disampaikan Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto di sela-sela test drive Toyota New Rush di Denpasar Bali, Kamis (14/10/2010)/
"Kita masih menunggu spesifikasinya seperti apa, dan itu tergantung pemerintah Indonesia. Kita siap-siap saja," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hingga kini seperti yang dijelaskan Joko, Toyota belum jelas dan mengerti syarat dari pemerintah tentang mobil murah.
"Syarat pemerintah itu wajib, namun belum jelas sampai sekarang. Saya tidak mengerti syaratnya apa," imbuhnya.
Sebelumnya selain Toyota ada Daihatsu yang tertarik mengembangkan mobil murah. Pemerintah inginnnya mobil murah untul RI akan dibanderol sekitar Rp 80 jutaan.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak