Badan Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Raya AS (NHTSA) seperti dikutip Left Lane News, Rabu (29/9/2010) setidaknya menerima 54 laporan dari pengguna mobil tersebut.
Pemeriksaan tersebut melibatkan MINI Cooper model Cooper Convertible dan Cooper S yang diproduksi antara 2004-2005. Power stering MINI Cooper diduga mengalami kerusakan prematur sehingga tidak befungsi secara normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung belum terjadi kecelakaan fatal pada pengguna mobil yang penuh eksostis ini. Setidaknya ada sekitar 80.000 unit MINI Cooper yang bakal diinvestigasi.
Bagaimana dengan Indonesia?
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Kenapa SIM Mati Telat Sehari Harus Bikin Baru?
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Sudah Ditolak tapi BGN Bisa Beli Motor Listrik? Purbaya Akui Kebobolan