Seperti diketahui, smart fortwo hanya mampu menampung 2 penumpang dan tentu saja terbentur dengan peraturan 3 in 1. Namun dengan adanya ERP, smart fortwo akan semakin mulus memasuki jalanan ibukota Jakarta.
"Saat ini pemerintah sedang membahas soal ERP sebagai pengganti 3 in 1. Saya rasa itu salah satu mengapa kita targetkan Jakarta menjadi salah satu pemasaran smart fortwo," kata Wakil Direktur Marketing Yuniadi H. Hartono disela-sela pelepasan "Lebaran Rescue" di kawasan Gaplek, Ciputat, Tangerang kemarin sore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berbagai aspek mengapa kita pasarkan smart fortwo. Tidak lihat dari satu aspek saja. Mesinnya kecil sehingga CO2 yang dikeluarkan sangat sedikit, dengan itu ramah lingkungan," ucapnya.
Untuk itu Yuniadi pun berkeyakinan mobil tersebut akan diterima di masyarakat Indonesia khususnya Jakarta. Terlebih angka penjualan mobil di RI semakin meningkat. Dan PT MBI sendiri menargetkan sebanyak 750 unit smart fortwo akan laris di 2011. "Saat ini semakin tinggi angka penjualan mobil, dan untuk segmen city car tentunya akan berkembang, sehingga saya yakin jika Smart juga akan diterima di sini," yakinnya.
Sementara ketika disingung masalah ERP, Dirjen Perhubungan Darat Departemen Perhubungan (Dephub) Suroyo Alimoeso mengatakan sistem ERP dipersilahkan bagi mobil yang kurang dari 3 penumpang, asalkan menyanggupi pembayaran dengan sistem elektronik.
"Jika ERP diberkalukan ya sistem 3 in 1 ya tidak ada. Saat ini kita sedang menggodok untuk diberlakukannya ERP di Jakarta. Jadi tidak harus 3 penumpang, 1 penumpang pun dipersilahkan lewat kalau dia sanggup bayar," tegas Suroyo kepada detikOto.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?