Sebab para pengguna Harley-Davidson kebanyakan menggunakan motor besar mereka itu untuk beraktivitas di akhir pekan saja, bukan di hari kerja seperti kebanyakan motor yang dijual produsen motor Jepang dan India.
"Kalau peraturannya untuk weekdays, kami tidak berpengaruh karena motor kita kebanyakan dipakai weekend meski ada juga yang digunakan sebagai kendaraan sehari-hari, tapi karena sedikit (pemakai Harley di hari kerja) bisa dibilang kita aman," ujar Country General Manager Sales and marketing PT Mabua Harley-Davidson, Irvino Edwardly kepada detikOto, Senin (30/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sampai weekend juga dibatasi, semua pabrikan pasti kena," imbuhnya.
Sahur on The Road
Sementara itu untuk menyambut bulan suci Ramadan, PT Mabua Harley-Davidson bersama dengan para pengguna motor Harley-Davidson yang ada di Jakarta dan sekitarnya pun menurut Irvino memanfaatkan hal itu sebagai ajang silaturahmi dan berbagi kepada sesama.
Akhir pekan lalu PT Mabua Harley-Davidson mengajak 200an pengguna motor Harley untuk melakukan Sahur on the Road (SOTR) menyambangi beberapa lokasi di Jakarta untuk membagikan makanan sahur.
"Perjalanan pertama kita dimulai dari outlet kami di TB Simatupang menuju dinas pemadam kebakaran di Lebak Bulus disana ada 45 orang petugas pemadam kebakaran yang selalu siaga. Petugas ini meskipun vital, sering kali perannya terlupakan. Karena itu kami ingin mengapresiasi kerja mereka," jelas Irvino.
Setelah dari markas para pemadam kebakaran, rombongan motor besar ini kemudian bergegas menuju kawasan Karet, Jakarta pusat untuk menyambangi para tunawisma yang banyak terdapat disana.
"Dan terakhir kami ke Polda Metro Jaya untuk membagikan makan sahur kepada petugas Lantas (Lalu Lintas) yang tetap berjaga selama 24 jam," katanya.
Selanjutnya, rombongan Harley ini mengakhiri perjalanan dini hari ini di outlet Harley-Davidson di kawasan Blok M untuk makan sahur bersama anak yatim yang sudah menunggu rombongan.
"Selain makan sahur bersama, di situ kami juga kumpulkan donasi untuk anak-anak panti ini. Dari para konsumen yang datang malam itu dan ditambah donasi dari Mabua terkumpul dana sebesar Rp 15 juta," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?