Mobil Penumpang Mitsubishi Mulai Unjuk Gigi

Mobil Penumpang Mitsubishi Mulai Unjuk Gigi

- detikOto
Kamis, 26 Agu 2010 08:31 WIB
Mobil Penumpang Mitsubishi Mulai Unjuk Gigi
Jakarta - Kiprah Mitsubishi di kancah otomotif nasional makin hari makin menunjukkan taji. Dalam 3 tahun terakhir Mitsubishi terus mengalami peningkatan penjualan yang signifikan.

Karena itulah PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) yang menjadi distributor mobil Mitsubishi di Indonesia yakin untuk segmen mobil penumpang mereka akan bisa melampaui target penjualan.

"Target penjualan kita tahun ini 90 ribu unit. Tapi kalau melihat perkembangan, mestinya bisa lebih dari itu," ujar Direktur Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Rizwan Alamsyah di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Rabu (25/8/2010) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keyakinan Rizwan tersebut menurutnya didasarkan pada prestasi penjualan mobil penumpang Mitsubishi yang sudah mencapai 53 ribu unit di semester I dan 61.734 unit di bulan Juli.

Hasil yang baik tersebut adalah buah keberhasilan dari revitalisasi merek Mitsubishi di Indonesia. Sebab bila dahulu Mitsubishi hanya dikenal sebagai jagoan di segmen truk, dalam tiga tahun terakhir mereka ingin membuktikan kalau mereka juga jago membuat mobil penumpang.

"Semester satu kita sudah sampai ke 53 ribu unit. Kalau hitung-hitungan simpel, angka itu dikali dua saja, kan sudah lebih dari 100 ribu unit," jelas Rizwan.

Angka itu menurut Rizwan terlihat sangat menyenangkan. Sebab di tahun 2008 lalu Mitsubishi menurutnya hanya mampu menyumbang market share di angka nol koma dan sudah tumbuh berkali-kali lipat dalam 3 tahun terakhir.

"Di tahun 2008 market share kita cuma 0,4 persen, terus meningkat jadi 1,2 persen di 2009. Dan sampai bulan Juli lalu, market share kita sudah meningkat lagi menjadi 2,2 persen," paparnya.

Itu baru penjualan di segmen mobil penumpang saja, sementara market share Mitsubishi di segmen kendaraan komersial atau truk menurut Rizwan masih dominan.Β 

"Untuk truk, market share kami masih diatas 50 persen," pungkasnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads