Tapi pabrikan motor India, Bajaj Auto Indonesia mengatakan kalau Pulsar 135 LS yang diduga bermasalah pada indikator akinya, tidak sampai harus di recall, karena tidak berhubungan langsung dengan performa.
"Tidak ada yang perlu di-recall, karena memang tidak ada yang bermasalah," ujar General Manager Penjualan dan Pemasaran PT Bajaj Auto Indonesia yang baru, Dinesh A Kulkarni, di sela-sela acara buka bersama Bajaj di The Cafe Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa (24/8/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, niatan Bajaj adalah mengaplikasikan indikator aki seperti indikator bensin, yang bila bensin di tangki hampir habis, akan berkedip. Jadi memberi peringatan secara bertahap.
"Tapi malah jadi masalah, karena sensornya terlalu sensitif," ujarnya.
Sehingga, konsumen yang merasa tidak nyaman dengan indikator aki yang kerap berkedip tersebut, tinggal mendatangi bengkel resmi Bajaj untuk mengganti speedometer yang baru dengan sensitifitas sensor yang lebih normal.
"Tidak perlu panik, datangi saja bengkel resmi kami, speedometer full akan diganti secara gratis," papar Dinesh.
Sejauh ini, komplain resmi terhadap masalah indikator aki berkedip tersebut sudah mencapai 220 unit, dari total penjualan Pulsar 135 LS sebanyak 8.000 unit sejak diluncurkan bulan April 2010 lalu. (bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi