dirakit pada 10-26 Juni 2010.
Seperti dilansir Autoevolution, Kamis (19/8/2010), National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) selaku badan yang mengawasi lalu lintas dan keamanan di jalan AS mengeluarkan instruksi untuk melakukan penarikan karena akan berakibat fatal penumpang mobil Nissan Frontier.
Nissan dinilai tidak memenuhi persyaratan standar keamanan kendaraan bermotor di AS nomor 225. NTHSA mengutarakan pengait seat belt Nissan Frontier bisa lepas dari bangku sehingga tidak berfungsi dengan baik ketika menghadapiΒ keadaan darurat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada masalah dengan Frontier di Indonesia karena berbeda spesifikasi. Frontier yang di RI dari Thailand, sementara yang di AS memang khusus pasar sana dan diproduksi di AS. Sampai saat ini kita aman-aman saja," ujarnya di sela-sela buka bersama di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (18/8/2010) malam.
Di AS, pemilik Nissan Frontier diharapkan mengunjungi diler-diler Nissan untuk dilakukan perbaikan pada fitur keamanan paling vital tersebut. Nissan AS akan
memulai perbaikan pada 1 September 2010.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau
Beredar Info Razia Pajak Kendaraan di Tol, Ini Fakta di Baliknya