Mobil nasional buatan siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Esemka saat ini sedang menjalani uji kalayakan jalan di kementerian terkait. Bila lulus, Esemka akan disebar ke berbagai sekolah di Indonesia.
"Rencananya setelah uji tipe selesai kami akan sumbangkan 400 unit mobil Esemka ke sekolah-sekolah, agar mereka bisa merasakan performa mobil ini juga," ujar Kepala Sekolah SMK 1 Singosari, H Bagus Gunawan kepada detikOto.
Dengan sumbangan itu, para guru jadi tahu kehandalan mobil hasil produksi pelajar ini. Jadi setelah diproduksi massal mereka sudah tidak segan dan ragu lagi untuk membeli mobil Esemka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau semua sekolah merasakan mobil ini, baik guru, kepsek maupun orang tua murid kan nanti akan melihatnya. Ini baru rencana, semoga bisa terlaksana," tandasnya.
Mobil Esemka ini dirakit dan dikembangkan oleh lima SMK yakni SMK 2 Solo, SMK 5 Solo, SMK Warga Solo, SMK Muhammadiah Borobudur dan SMK 1 Singosari.
Selain Rajawali yang bermodel SUV ada pula sebuah mobil bernama Esemka Digjaya yang bermodel double cabin. Kedua mobil ini nantinya akan mengadopsi mesin berkapasitas 1.800 cc, 2.000 cc, 2.200 cc, dan diesel 2.500 cc.
Pemerintah sendiri sudah berjanji akan membantu pengembangan mobil ini. Presiden SBY pun pernah berpesan agar proyek mobil nasional hasil karya siswa SMK ini untuk tetap dilanjutkan.
"Pokoknya perlahan tapi pasti, mobil nasional ini akan lahir," tegasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit