Namun pandangan masyarakat tanah air itu coba dirubah oleh produsen asal Korea tersebut. Hyundai ingin disebut sebagai mobil penuh inovasi.
Langkah itu coba dilakukan Hyundai dengan memasarkan produk-produk penuh inovasi, salah satu lewat Hyundai i10, i20, Santa Fee, Avega yang sudah dilakukan sejak 2009 dan Tucson yang dilakukan pada pertengahan 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jongkie pun berharap dengan adanya kendaraan-kendaraan tersebut dapat mendongkrak citra Hyundai sebagai mobil inovasi. βKita berharap cara ini berhasil merubah pandangan masyarakat,β harapnya.
Hyundai hadir di RI sejak 1995, berarti hingga kini keberadaan Hyundai sudah 15 tahun. Menanggapi kenyataan itu, Vice Presiden PT Hyundai Mobil Indonesia Erwin Djajadiputra mengaku Hyundai masih sangat muda bermain di kancah otomotif tanah air.
Tidak seperti kendaran Jepang yang sudah hadir sejak tahun 70-an. βKita masih sangat muda di industry otomotif RI, kita terlambat 25 tahun. Dari 70-an merek Jepang sudah ada,β ucap Erwin.
Kendati demikian Erwin tetap yakin Hyundai dapat bersaing dalam waktu dekat. Terlebih saat ini Hyundai sudah memiliki produk global seperti Hyundai Tucson, i10,i20 dan Santa Fee. Merek-merek tersebut di klaim sangat inovatif.
βKeyakinan untuk terus bersaing ada, dan itu pasti akan tiba di RI. Hyundai, kita akui masih kecil tapi tidak berapa lagi Hyundai menjadi brand yang segani di Indonesia,β yakin Erwin.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?