Namun Ford berharap tidak harus menjalani persidangan yang panjang dan berharap masalah ini bisa diselesaikan di luar pengadilan.
Ford dianggap telah menggunakan teknologi yang telah dipatenkan di Amerika dengan nomor registrasi 5.343.970. Teknologi ini pula yang sempat membuat Paice bersengketa dengan Toyota yang memasarkan Prius di Amerika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sangat senang telah mencapai resolusi damai," tulis eksekutif Paice dan Ford dalam sebuah pernyataan bersama seperti detikOto kutip dari Auto News, Kamis (22/7/2010).
Paice sendiri adalah singkatan dari Power-Assisted Internal Combustion Engine (Paice) dan teknologi yang telah mereka patenkan meliputi penggunaan dua buah mesin yakni mesin pembakaran internal dan sebuah motor listrik untuk memasok torsi pada kendaraan.
Prinsip ini tentu sangat mirip dengan sistem hibrid yang diaplikasi pada setiap mobil hibrid yang diproduksi dewasa ini.
Sebelumnya Toyota diputus bersalah dan harus membayar royalty kepada Paice oleh Pengadilan Distrik AS di Texas setelah pada tahun 2005 ditemukan komponen yang mirip di Toyota Prius, Toyota Highlander dan Lexus RX400h. Ketiganya dianggap mencontek sistem yang telah dipatenkan paice sejak tahun 1994.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi