Service Advisor bengkel mobil Honda, Heru menuturkan awalnya mobil-mobil diduga memiliki masalah pada filter bensinnya, namun ternyata yang rusak adalah pompa bensin.
"Awalnya kita duga filter bensin, tapi ternyata fuel pumpnya," jelas Heru kepada detikOto di bengkelnya yang terletak di jalan Raya Pinang, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di bengkel kita satu bulan ini sudah menerima 5 mobil dengan keluhan yang sama, ada Freed, CR-V dan Jazz," ucapnya.
Selain itu, bengkel non resmi seperti Mega Ban yang letaknya tidak berjauhan dengan bengkel resmi Honda juga sempat mendapati mobil konsumen dengan fuel pump rusak.
Dalam 1 bulan ini, bengkel tempatnya bekerja sudah menerima 3 jenis mobil yakni Hyundai Atoz, Trajet dan Toyota Avanza. "Bulan ini kita sudah menerima 3 mobil. Fuel pump rusak," ungkap Agus.
Pompa bensin merupakan alat pemompa bensin masuk ke ruang pembakaran. Fuel pump ini harusnya bebas perawatan. Namun, nyatanya alat tersebut tidak berfungsi.
Agus mengira filter bensin obil Avanza kotor dan tidak bisa dibersihkan. Langkah selanjutnya mengganti filter bensin, namun setelah 1 minggu pengendara Avanza kembali ke bengkel Mega Ban dengan keluhan mobil masih tersendat-sendat.
Ketika diperiksa, ternyata fuel pump Avanza rusak, mobil tidak sampai mogok. "Waktu mobil Avanza tersendat-sendat. Kita sempat mengganti penyaring bensin tapi masih juga ngak bisa. Mobil masih tersendat-sendat. Setelah diperiksa ternyata fuel pump rusak," jelas Agus.
Sementara bengkel Provis Autosport juga sering menerima keluhan konsumen atas kejadian yang sama. "Memang sudah beberapa tahun lalu sudah sering terjadi. Tetapi akhir-akhir ini sering banget konsumen ngeluh karena fuel pump rusak," imbuhnya.
Jasin menjelaskan fuel pump tidak bisa dibetulkan. Mau tidak mau fuel pump harus diganti. "Kita servis dulu, kalau tidak bisa ya harus ganti," cetusnya
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!