Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat malam (16/7/2010).
"Kami himbau produsen mobil jangan hanya bisa jualan saja, tapi juga bisa berproduksi di Indonesia," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bisa dilakukan secara bertahap. Mulai dari membangun jaringan distribusi, kemudian meng-assembling (merakit) produknya di Indonesia hingga akhirnya bisa produksi disini," tandasnya.
"Itu sesuai dengan niat kita untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kelas dunia," tambahnya.
Dengan begitu, lanjut Hidayat, produsen-produsen otomotif itu diharapkan bisa menambah jumlah lapangan kerja dan devisa negara.
Apalagi dengan produksi tersebut produsen juga akan berdampak ganda dengan potensi meningkatkan jumlah tenaga kerja, tidak saja untuk mereka tapi juga industri pendukungnya seperti industri komponen dan lainnya.
"Sekarang saja industri otomotif bisa menyerap 380 ribu tenaga kerja," imbuhnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!