Saat ini Nissan memang masih meraup pasar 4,4 persen di tahun 2009 dengan angka penjualan hanya mencapai 21.440 unit.
Tidak tanggung-tanggung untuk mencapai target optimistis itu, rencananya Nissan akan menggelontorkan dana investasi hingga US$ 20 juta atau sekitar Rp 180 miliar untuk pengembangan pabrik mereka yang berada di kawasan di Cikampek, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investasi US$ 20 juta ini berguna untuk meningkatkan kapasitas produksi Nissan jadi 100 ribu unit per tahun di tahun 2013 atau dua kali lipat dari posisi saat ini," terang Ghosn.
Ekspansi yang akan dimulai tahun depan tersebut menurut pria kelahiran Brasil ini adalah merupakan bagian dari rencana jangka menengah untuk bisnis Nissan di Indonesia.
"Penggunaan komponen lokal juga akan ditingkatkan hingga 60 persen," tandasnya.
Karena itulah langkah Nissan kedepannya menurut Ghosn akan lebih agresif lagi. Dan di tahun 2013 mendatang Ghosn yang terkenal ambisius ini percaya Nissan akan mampu merebut 10 persen pasar mobil nasional.
SebabΒ dengan rencana investasi dan penambahan diler dari 46 ke 80 diler serta rencana pembengkakan angka produksi, Ghosn pun berharap mampu meraup 10 persen pangsa pasar nasional atau mencapai 90 ribu unit di tahun 2013 mendatang.
"Kami ingin menunjukan komitmen terhadap pasar indonesia dengan memberikan kontribusi yang signifikan karena Indonesia merupakan pasar yang potensial," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih