Triton Ditarik di Australia, KTB Pelajari

- detikOto
Rabu, 02 Jun 2010 14:14 WIB
Jakarta - Pabrikan mobil Jepang, Mitsubishi mengonfirmasi bahwa minggu ini akan menarik kembali 42.525 unit dauble cabin andalan mereka, Triton dari pasar Australia.

Meski berjumlah cukup besar Mitsubishi Triton yang akan di tarik tidaklah memiliki masalah yang berat, hanya baut di bagian suspensi yang ditengarai
cepat kendor.

Kecelakaan atau pun insiden yang terjadi akibat cacat produksi ini pun hingga saat ini belum ada.

"Dalam masalah ini, jika baut menjadi longgar maka dapat menyebabkan sedikit kebisingan di dalam kabin," ujar salah seorang pejabat Mitsubishi Australia, Lenore Fletcher seperti dikutip detikOto dari The Motor Report, Rabu (1/6/2010).

"Hal pertama yang akan menjadi perhatian pengemudi adalah suara bising, dan sebagai hasilnya, kendaraan jadi tidak nyaman untuk dikendarai ke suatu tempat," tambahnya.

Mitsubishi Australia menurut Lenore telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada para pemilik Triton yang ada di Australia dan telah pula mengingatkan para pemilik untuk membawa Triton mereka ke bengkel resmi terdekat.

Sebanyak 42.525 unit Triton itu sendiri adalah Triton hasil produksi antara bulan Oktober 2006 dan Januari 2009.

"Kami tidak memiliki laporan insiden akan hal ini dan kami harapkan angkanya akan sangat kecil," ungkapnya.

Sementara itu PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors yang menjadi pemegang merek mobil Mitsubishi dan juga memasukan varian sejenis ke pasar Indonesia mengakui masih menginvestigasi kejadian di Australia tersebut dan kaitannya dengan Triton
yang ada di Indonesia.

"Tapi, kalau memang ada kendaraan kita yang terlibat, pasti KTB sebagai distributor akan bertanggung-jawab," pungkas Public Relations Manager KTB Intan Vidiasari ketika dihubungi detikOto.

(syu/ddn)