diprediksikan saat ini.
Ketua Umum Asosiasi Industri sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Shinduwinata mengungkapkan, meskipun belum bisa diprediksikan, namun pengaruh terhadap
penjualan pasti ada.
"Saat ini masih belum bisa diperkirakan, namun pasti ada dampaknya terhadap penjualan motor," ujarnya ketika ditemui detikOto, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (1/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan bila pemerintah jadi melarang BBM subsidi untuk motor, itu kan sama saja menaikkan biaya yang harus dikeluarkan pengguna motor, karena dari Premium harus beralih ke Pertamax.
"Meskipun tidak sebesar tahun 2005, namun penurunan penjualan sekitar 20 persen bisa saja terjadi," ungkapnya.
Sehingga, meskipun memang dalam jangka panjang penghapusan subsidi BBM tidak bisa dihindari, akan tetapi pemerintah harus bisa lebih bijak, agar tidak memberatkan masyarakat.
"Dan semoga saja meskipun jadi diberlakukan, kita harapkan penurunan penjualan tidak terjadi," tutup Gunadi.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik