Mobil Listrik Belum Pantas Masuk RI

Mobil Listrik Belum Pantas Masuk RI

- detikOto
Selasa, 01 Jun 2010 14:16 WIB
Mobil Listrik Belum Pantas Masuk RI
Jakarta - Nissan belum berencana memasarkan salah satu mobil tanpa emisi milik Nissan yakni Leaf ke Indonesia meski mobil tersebut laris manis di pasar otomotif Jepang dan Amerika Serikat.

Alasannya pun sangat klise, yakni dikarenakan insfrastruktur mobil listrik di RI belum tersedia.

"Kita lihat dari berbagai macam aspek, sepertinya Indonesia belum siap menerima mobil listrik karena ketersediaan infrastruktur yang kurang memadai," kata Direktur Marketing PT Nissan Motor Indonesia Teddy Irawan kepada ketika dihubungi detikOto, Selasa (1/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski dipaksakan masuk ke Indonesia, maka menurut Teddy akan menjadi masalah baru bagi penggunanya karena menyangkut persiapan untuk mobil listrik.

"Indonesia dalam waktu dekat belum siap," ucapnya.

Karena itulah lanjut Teddy ketersediaan infrastruktur mobil listrik yang kurang memadai menjadi penghalang mobil listrik masuk RI.

"Infrastruktur mobil listrik yang belum siap menjadi penghalang. Kalau persiapannya sudah matang tidak jadi masalah. Nanti konsumen nyolok untuk ngisi listirknya dimana?" tanya Teddy.

Namun seperti apa yang dijelaskan Teddy berbeda dengan negara maju seperti AS dan Jepang. "Di negara maju contohnya AS berbeda, mereka sudah sangat siap, dan kita masih jauhlah," ujarnya.

Untuk itu Teddy mengisyaratkan industri otomotif saat ini fokus saja ke mobil yang digerakan oleh bahan bakar, begitu pula dengan PT NMI selaku distributor mobil merek Nissan. "Kita fokus dulu saja ke mobil bensin," imbuhnya.

Di AS Nissan telah menerima pemesanan mobil listrik seharga US$ 25.280 (sekitar Rp 250 jutaan) ini sebanyak 13.000 unit melebihi pasar Jepang yang hanya mencapai 6.000 unit sejak diumumkan. Bahkan kebanyakan pemesan atas nama individu, bukan perusahaan secara kolektif.

Nissan Leaf bisa dikemudikan sejauh 160 km, memiliki kecepatan tertinggi 145 km per jam, dan pengisian ulangnya hanya butuh waktu 30 menit atau 20 jam.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads