Khawatir produksi mobilnya terhambat Honda meminta para pekerja magang yang rata-rata berusia 19-20 tahun itu untuk tidak melakukan aksi demo.
Demikian dilansir harian China South China Morning Post seperti dikutip Reuters, Senin (31 Mei 2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda meminta mereka mengakhiri demo yang sudah berlangsung sejak 22 Mei 2010.
Nah sebagai imbalan tidak demo, Honda menjanjikan akan menaikkan gaji bulanan para pekerja magang sebanyak 400 yuan.
Kenaikan gaji ini memang lebih rendah dari yang diminta para pekerja yakni 800 sampai 1.000 yuan per bulan.
Surat yang disebarkan pekan lalu itu, juga mengingatkan kalangan pekerja magang kalau aksi mereka itu melanggar undang-undang perburuhan di China.
Juru bicara Honda mengaku pihaknya belum bisa memperkirakan kapan produksi mereka di China bisa kembali normal.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih