Berbekal teknologi Small and slim high bead filer, yang mampu meminimalisir getaran, tanpa harus mengurangi tekanan angin pada ban.
Selain itu, keunggulan Turanza GR 90 adalah daya redamnya terhadap kebisingan yang ditimbulkan akibat gesekan ban pada permukaan jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitur lainnya, kenyamanan sudah didapat, namun bukan berarti mengorbankan kestabilan begitu saja, karenanya Turanza GR 90 disematkan teknologi Side asymectric shape.
Terobosan baru yang dilakukan Bridgestone, karena kedua sisi kanan dan kiri ban memiliki bentuk dan ukuran yang tidak sama rata, sehingga menambah stabilitas mobil ketika menikung atau mengerem.
Dan jangan khawatir ketika harus memacu mobil dalam genangan air, karena tapak 3D Tale bakan menciptakan turbulensi yang mendorong air kebelakang lebih cepat.
Produsennya menyasar ban ini untuk digunakan oleh mobil-mobil CBU premium. Karenanya, jumlah mobil premium sebanyak 50.363 unit mereka proyeksikan akan menggunakan ban premium dari Bridgestone ini, yang berarti sekitar diatas 100.000 unit ban bakal terjual.
"Mobil-mobil CBU menjadi target market kami untuk Turanza GR 90, karena biar bagaimanapun, mobil impor kan butuh ban pengganti," ujar Departement Sales Manager Bridgestone Tire Indonesia, John Arsyad disela-sela peluncuran Turanza GR 90 di pabrik Bridgestone, Karawang, Jawa Barat, Selasa (25/5/2010)
Apalagi, tambah John, di Indonesia banyak ban-ban untuk mobil premium yang belum dibuat di Indonesia, sehingga dengan sudah dibuatnya Turanza GR 90 di Indonesia, tentunya bakal menjadi nilai lebih.
"Karena kami jadi sangat tahu kondisi jalan-jalan raya di Indonesia," tambahnya.
Bridgestone menawarkan tujuh pilihan ukuran diameter 17 inci dan 18 inci, mulai dari 205/40 sampai 225/40, dengan banderol harga mulai dari Rp 1.301.000 sampai dengan Rp 1.533.000.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!