Mahasiswa India Buat Charger HP di Helm

Mahasiswa India Buat Charger HP di Helm

- detikOto
Jumat, 21 Mei 2010 09:55 WIB
Mahasiswa India Buat Charger HP di Helm
Bangalore - Dua mahasiswa muda dari Universitas Nirma, India berhasil merancang sebuah helm inovatif yang bisa digunakan sebagai alat untuk mengisi daya (charge) sebuah handphone.

Menariknya, pengisian baterai ponsel di helm buatan mahasiswa teknik bernama Pragnesh Dudhaiya dan Aalok Bhatt ini dibuat dengan memanfaatkan energi terbarukan seperti sinar mentari dan tenaga angin.

Dengan inovasi ini, si pemilik bisa menge-charge sebuah hp full hanya dalam 40 menit saja. Terlebih teknologi yang diciptakan kedua mahasiswa teknik ini pun dibuat praktis dan mengusung konsep plug in.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan konsep seperti itu, alat untuk mendapatkan dan menyalurkan energi ke ponsel tersebut dapat dibuat dengan murah dan dipasangkan ke helm dalam waktu kurang dari 1 jam.

"Kami telah menginstal dua jenis pin untuk mengisi ponsel dari perusahaan yang berbeda. Kami berharap untuk mengajukan paten untuk produk kami secepatnya," ungkap Aalok seperti detikOto kutip dari Bangalore Mirror, Jumat (21//5/2010).

Sementara Pragnesh menjelaskan bahwa pada siang hari, helm akan menggunakan energi matahari untuk mengisi ponsel yang melekat padanya, sedangkan pada malam hari, itu akan menggunakan energi angin.

"Kami merancang ini ketika kami ikut β€˜green fest’ pas kuliah. Inovasi membuat charger hp jadi butuh sedikit waktu dan energi," ujar Pragnesh.

Kedua mahasiswa ini mengaplikasi tiga switch pada helm. Masing-masing di kedua sisi kiri-kanan dan satu di belakang. Saklar kanan berguna untuk mengaktifkan tenaga surya.

Sementara yang kiri berguna untuk mengisi hp dengan menggunakan tenaga angin dari sebuah kipas kecil ketika malam tiba. Hebatnya lagi, helm ini mampu menyimpan energi yang dia dapat ketika helm tidak digunakan untuk mengisi sebuah hp.

Dan hebatnya lagi, kedua mahasiswa ini membuat helm tersebut tidak hanya karena inovasi teknologinya saja. Namun juga dimaksudkan agar masyarakat jadi menggunakan helm ketika menggunakan motor.

Sebab di tempat asal keduanya, Ahmedabad, para pengendara motor sering kali tidak mengenakan helm ketika berkendara. Ini tentu berbahaya dan mengundang keprihatinan mereka.

"Jumlah kecelakaan di kota ini meningkat. Pengendara roda dua yang tidak memakai alat pelindung kepala tentu akan menghadapi risiko yang lebih besar," tukas Pragnesh.

"Kami berharap bahwa produk kami akan mendorong orang tersebut untuk memakai helm," pungkasnya. (syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads