Mobnas Esemka mengincar guru dan Kepala Sekolah sebagai target awal pembelinya, hal ini ditujukan agar menjadi panutan guna semakin memacu motivasi para siswa-siswinya untuk terus berkarya di bidang otomotif.
Karenanya, konsentrasi pemasaran awal akan dipusatkan pada guru dan kepala sekolah, sebagaimana diutarakan Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan Nasional Joko Sutrisno.
Ia memaparkan, segmentasi pasar bertujuan agar anak-anak SMK bisa semakin bersemangat dalam berkarya, karena melihat tokoh-tokoh panutan mereka mengakui dan membeli produk yang telah mereka ciptakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini, ada sekitar 7.000 SMK yang ada di Indonesia, kalau saja kepala sekolah dan gurunya membeli hasil karya muridnya ini, Esemka tentu akan maju.
Kedua mobil ini sendiri dirakit dan dikembangkan oleh lima SMK, yakni SMK 2 Solo, SMK 5 Solo, SMK Muhammadiyah Borobudur dan SMK 1 Singosari dengan mengusung tiga pilihan mesin bensin dan 1 mesin diesel.
Untuk mesin bensin, Esemka akan tersedia dalam kapasitas 1.8 liter, 2.000 cc dan 2.200 cc, sedangkan untuk diesel Esemka akan tersedia dengan mesin 2.500 cc.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Duh! Ketua DPRD Naik Moge Nggak Pakai Helm
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil