Cameron yang menggantikan Gordon Brown ini mengaku kepada para stafnya kalau dia tak masalah jika harus terjebak dalam kemacetan seperti warga Inggris yang lain.
Seperti dilansir The Sun, Senin (17/5/2010) para pengguna jalan pun bisa berdekatan dengan David Cameron ketika mobilnya berhenti karena macet di kota London. Saat itulah seorang pria berhasil memotret Cameron dengan Jaguarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Kepala Pengawal Scotland Yard Dai Davies pun terkejut dengan langkah Cameron. Ia pun menjelaskan Cameron tidak seharusnya melakukan hal itu.
"Saya pikir itu adalah kesalahan. Aturannya adalah (Perdana Menteri) harus terus maju, jika berhenti bisa kena sasaran. Saya sangat khawatir dan mendesak Tuan Cameron untuk memikirkan kembali keputusannya," ujarnya.
Sumber lainnya menyebutkan jika Cameron memang suka berpergian seorang diri tanpa dikawal siapapun, terlebih ketika belum menjabat PM Inggris.
Sementara Kepala Keamanan dan Anti Terorisme di Royal United Services Institute Garry Hindle mengatakan konvoi di jalanan Inggris takkan melaju kencang meski ada pengawalan polisi sekali pun.
Yang pasti faktanya, Cameron bisa menghemat pund-pundi yang harus dikeluarkan kepolisian London untuk biaya pengawalan. Hmm...bagaimana di Indonesia?
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini