Pamor Mobil Mewah Terdongkrak dengan Aturan Pembatasan BBM?

Pamor Mobil Mewah Terdongkrak dengan Aturan Pembatasan BBM?

- detikOto
Jumat, 23 Apr 2010 15:04 WIB
Pamor Mobil Mewah Terdongkrak dengan Aturan Pembatasan BBM?
Jakarta - Pembatasan BBM subsidi untuk mobil keluaran tahun 2000 ke atas apakah akan meningkatkan pamor mobil mewah?

Namun kalangan otomotif menilai aturan tersebut tidak akan berpengaruh banyak terhadap penjualan mobil-mobil mewah di Indonesia.

Sebab dengan spesifikasi yang diusung mobil-mobil mewah yang tentunya menggunakan teknologi terkini. Penggunaan BBM beroktan tinggi yang tidak disubsidi malah direkomendasikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D Sugiarto kepada detikOto.

"Peraturan itu tidak akan banyak berpengaruh, karena mobil mewah kan  direkomendasikan untuk menggunakan bensin beroktan tinggi seperti Pertamax yang tidak disubsidi, jadi tidak akan secara signifikan berpengaruh," paparnya.

Karena itulah, tanpa diminta dan dibuat peraturan pun mobil-mobil mewah keluaran terbaru pasti akan memilih bensin yang memiliki oktan tinggi seperti Pertamax
dan Pertamax Plus.

Hal senada diutarakan produsen mobil mewah BMW. Wacana pemerintah tersebut tidak akan berpengaruh terhadap pabrikan Jerman BMW. Soalnya BMW merekomendasikan semua produknya tidak menggunakan BBM subsidi.

"Tidak akan pengaruh untuk BMW, toh semua produk kita rekomendasikan menggunakan minimal Pertamax," ujar Presiden Direktur PT BMW Indonesia, Ramesh Divyanathan, disela-sela peluncuran BMW 325i, di sirkuit Sentul Jawa Barat, Jumat (23/4/2010)

Selain demi menjaga kadar emisi yang bersih dan efisiensi dalam konsumsi bahan bakarnya, mesin-mesin keluaran BMW memang disarankan untuk menggunakan BBM beroktan minimal di atas 90, karena kompresinya pun tinggi.

"Nanti malah performanya tidak optimal kalau pakai Premium, karenanya jauh lebih baik yang oktannya di atasnya," paparnya.

Sebelumnya Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Evita Legowo menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan subsidi tertutup pada tahun ini. Salah satu opsinya adalah melarang mobil di atas tahun 2000 menggunakan BBM bersubsidi.

"Mungkin dengan tahun buatan 2000 ke bawah bisa mendapatkan BBM subsidi, 2000 ke atas tidak boleh diberikan subsidi. Kami akan kerjasama dengan kepolisian
mungkin dengan stiker," ujarnya beberapa waktu lalu.

(ddn/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads