Hal tersebut diutarakan langsung Presiden Direktur PT Mercedes-Benz Indonesia, Rudi Borgenheimer.
Ia mengungkapkan, saat ini Mercedes-Benz masih belum tergiur untuk memasarkan hybrid, meskipun Lexus sesama produsen mobil premium sudah melakukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Mercedes-Benz belum tertarik untuk memasarkan hybrid, meski sudah didahului oleh produsen Jepang Toyota dan Lexus tersebut. Sehingga, Mercedes-Benz lebih baik sedikit bersabar.
"Karena saat ini volume penjualan hybrid masih kecil, jadi percuma," tambah Rudi.
Konsentrasi pabrikan Jerman tersebut pun lebih baik dicurahkan pada varian atas mereka yakni Mercedes-Benz S-Class, yang dianggap juga cukup punya daya saing dengan mobil hybrid dalam hal efisiensi maupun keramahannya terhadap lingkungan.
Di Eropa sendiri, Mercedes Benz memiliki beberapa varian hybrid, baik dari segmen sedan seperti S 400 Blue Hybrid, maupun dari segmen SUV seperti ML 450 hybrid.
Akan tetapi, Mercedes-Benz Indonesia masih belum mau mengkonfirmasi, varian mana yang akan dibawa lebih dulu ke pasar Indonesia.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Pernyataan BYD Soal Seal Terbakar di Cikampek