Ini merupakan keinginan yang cukup fantastis, karena semua orang tahu, sangat sulit untuk mencapai pangsa pasar 50 persen untuk mobil hybrid dan listrik dalam waktu singkat, kecuali pemerintah mau menghabiskan uang mereka untuk memberikan berbagai macam insentif.
Bahkan, seperti dilansir Autoblog, Rabu (21/4/2010) banyak pakar industri mengatakan, bahkan untuk mencapai pangsa pasar 20 persen saja dianggap sangat sulit. Sehingga mereka pun mempertanyakan rencana yang dianggap konyol tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut tentang jaringan stasiun pengisian listrik, mereka pun akan mendorong para produsen domestik untuk mengejar produksi mobil-mobil hybrid dan listrik, serta dengan giat mempromosikan teknologinya secara nasional.
Dan coba tebak produsen domestik mana yang bakal sumringah mendengar rencana ini? Ya, Toyota! Pabrikan penghasil hybrid terbesar di dunia ini akan menuai banyak keuntungan, bahkan bisa meraup setengah dari pangsa pasar ketika rencana ini sudah dijalankan.
Wah bagaimana keinginan pemerintah Indonesia ya?
(ddn/ddn)










































