"Kita belum bisa memberikan keterangan resmi, karena MBI belum dapat informasi apa-apa dari pusat Daimler AG. Dan kita belum bisa berkomentar sedikit pun," ujar Wakil Direktur Pemasaran PT Mercedes-Benz Indonesia Yuniadi H. Hartono kepada detikOto, Kamis (25/3/2010).
Yuniardi berjanji begitu pihaknya mendapat keterangan dari pusat, Mercedes-Benz akan langsung memberikan keterangan resmi itu. "Kita akan tetap memberikan kejelasan perihal kasus itu," kata Yuniadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tunggu saja ya dan lebih baik menunggu agar tidak simpang siur mengenai kasus itu," ucapnya.
Di AS, Daimler AG dituding memberikan suap kepada pejabat pemerintah di berbagai negara dimana bisnis Mercedes-Benz berjalan. Di Indonesia, Daimler dituding menyuap pejabat di Perum Damri.
Daimler sendiri dikabarkan mengaku bersalah atas kasus suap terhadap pejabat pemerintah di 22 negara termasuk Indonesia, dan Daimler AG pun akan membayar denda sekitar US$ 180 juta.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi