Awalnya insiden tersebut dikira sebuah cacat mekanis, apalagi akhir-akhir ini isu recall sedang hangat.
Ternyata, di balik semua itu adalah seorang pria sakit hati bernama Omar Ramos Lopez, mantan karyawan diler Texas Auto Center, di Amerika Serikat. Bagaimana ia melakukannya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama akhir Februari lalu kami telah mendapatkan setidaknya 100 keluhan dari para pelanggan. Kami awalnya mengira itu merupakan kegagalan mekanis," ucap Manager Texas Auto Center, Martin Garcia, seperti dilansir Worldcarfans, Selasa (23/3/2010).
Beberapa dari mereka mengutarakan, klakson mobil mereka berbunyi di tengah malam dan tidak ada cara lain untuk menghentikannya kecuali mencabut aki.
Diduga Omar melakukan hal tersebut karena rasa sakit hatinya atas keputusan perusahaan yang memecat dirinya bulan lalu, sehingga ia memanfaatkan data base para pelanggan diler Texas Auto Center untuk membuat kekacauan tersebut.
Kemampuan Omar ini ternyata dipicu karena pihak perusahaan yang memasang kotak kecil di bawah dashboard yang bisa membunyikan klakson serta menonaktifkan kunci kontak.
Alat ini sengaja dipasang pada seluruh unit mobil yang mereka jual dan bisa mereka kontrol langsung dengan diaktifkan dari jarak jauh melalui internet, untuk menghindari pelanggannya yang menunggak uang pembayaran.
Dengan demikian, bila pelanggan menunggak, maka klakson akan berbunyi sebagai peringatan dari pihak diler.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter