Knowles langsung melaporkan kejadian itu ke pihak polisi Inggris dan menempatkan mobil Lamborghini masuk dalam klaim asuransi dan berharap mobilnya diganti oleh pihak asuransi.
Namun bukannya dapat bantuan, malah pria itu mendapat tuntunan dari pihak kepolisian dan disangka berusaha menghilangkan kendaraan eksotis tersebut. Knowles dan rekannya Richard Mant diduga melakukan penipuan untuk memperoleh klaim asuransi.
Kasus ini pun masuk ke sidang pengadilan pekan lalu. Knowles berusaha membela dirinya atas tuduhan yang dilontarkan pihak kepolisian seperti dikutip dari Telegraph, Minggu (21/3/2010).
"Saya telah minum banyak waktu itu dan melewati malam yang sangat buruk hingga lupa semuanya," kata Knowles.
Pihak asuransi dan polisi tidak percaya begitu saja dan menyelidiki laporan kehilangan mobil tersebut. Dan mencari kebenaran apakah mobil tersebut benar-benar dicuri.
Salah satu tetangga menyatakan telah melihat mobil Lamborghini dibawa pergi oleh seseorang yang tidak dikenal di pagi hari.
Waktu pun berjalan dan setelah penyelidikan, pengadilan memutuskan Mr Knowles tidak bersalah. Sebab laporan kehilangan mobil itu benar-benar terjadi dan tanpa adanya rekayasa, karena itu berdasarkan kejadian di lapangan.
Juri pun menilai ini bukan pertama kalinya Knowles kehilangan mobil. 5 tahun silam kejadian yang sama pernah menimpa Mr Knowles akibat perilakunya yang suka mabuk-mabukan. Kala itu Mr Knowles harus kehilangan mobil mahal Mercedes-Benz.
Hingga saat ini mobil Lamborghini terus dilacak keberadaanya. Sistem pelacak otomatis Lamborghini itu menyebutkan sedang berada di Gillingham, Kent, Inggris. (ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?