Honda, Dari Dangdutan Sampai DP 0 Persen

Honda, Dari Dangdutan Sampai DP 0 Persen

- detikOto
Senin, 15 Mar 2010 18:48 WIB
Honda, Dari Dangdutan Sampai DP 0 Persen
Jakarta - Digeser posisinya dari peringkat pertama oleh Yamaha membuat Honda berupaya untuk terus merebut hati konsumennya agar kembali ke puncak.

Honda dalam pantauan detikOto beberapa hari belakangan ini terlihat mengadakan acara gebyar sale motor Honda. Acara ini berlangsung kurang lebih satu minggu di seputaran jalan Slipi hingga Meruya, Kebun Jeruk.

Bahkan acara promosi sepeda motor Honda dilakukan oleh diler Honda hingga turun ke jalan. Tidak hanya di siang hari, acara pun berlanjut hingga malam hari. Lebih wah lagi ketika masuk malam hari dimana pihak diler mengadakan orgen tunggal alias dangdutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maksud dari pada semua itu sudah jelas yakni salah satu strategi merketing untuk merebut hati masyarakat Jakarta agar memilih sepeda motor merek Honda.

Sementara di diler Honda Wahana Artha Harsaka di jalan Ir. H. Juanda, Ciputat, Tangerang menggelar DP 0 persen untuk sepeda motor Honda Blade, Revo, Supra X 125 cc. Promosi itu hanya berlaku sejak awal Maret hingga akhir Maret 2010.

"DP 0 persen untuk ketiga merek motor itu dari awal Maret hingga akhir Maret," kata Sales Counter diler Wahana kepada detikOto, Senin (15/3/2010).

Memang berdasarkan data AISI (wholesale) yang di terima detikOto 2 bulan berturut-turut antara Januari - Februari 2010 penjualan sepeda motor merek Honda terlihat melempem.

Penjualan motor Honda di awal tahun 2010 kalah telak dengan rival terberatnya yaitu Yamaha.

Tertulis di data AISI penjualan motor Honda di Januari 2010 sebanyak 216,176 unit sedangkan sepeda motor Yamaha berhasil memimpin dengan angka sebanyak 239,740 unit yang beredar di pasaran.

Sementara di Februari 2010 merek Honda terseok kembali dengan perolehan sebanyak 243,421 unit sedangkan pabrikan berlambang garpu tala, Yamaha mampu mempecundangi Honda dengan pencapai penjualan hingga 251,394 unit.

Wah apakah, strategi Honda berhasil, kita tunggu bulan berikutnya.
(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads