Selidiki Dulu, Baru Recall RAV4

Selidiki Dulu, Baru Recall RAV4

- detikOto
Rabu, 10 Mar 2010 12:39 WIB
Selidiki Dulu, Baru Recall RAV4
Jakarta - Himbauan recall Toyota RAV4 oleh Polda Metro Jaya memang dianggap sangat baik untuk dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Tapi sebelum itu, polisi lebih baik menyelesaikan dahulu penyelidikan mereka.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat otomotif, Achdiat A Suhadi ketika berbincang dengan detikOto, Rabu (10/3/2010).

Pria yang akrab disapa Dodo ini menjelaskan untuk sampai ketahap penarikan kembali atau recall harus ditemukan kesimpulan yang didasarkan dari hasil penyelidikan olah tkp dan rekonstruksi kejadian terlebih dahulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Niatan itu sangat baik, saya dukung itu. tapi sebelum itu, biarkan mereka selesaikan penyelidikan mereka dulu," ujarnya.

Apalagi dalam hal penyelidikan sebuah kendaraan menurut Dodo dikenal istilah potensi 'Failure Mode and Effects Analysis' yang berupakan tahapan yang harus dijawab sebelum kita mencapai kesimpulan.

"Harus diteliti dulu potensi dan indikasi kesalahan ada dimana, kapan saja terjadinya, indikasinya seperti apa, efeknya apa, akan menyebabkan apa dan bagaimana solusinya," jelas Dodo.

Dari pertanyaan-pertanyaan tadi, baru kita bisa menyipulkan apakah kendaraan ini perlu direcall atau tidak.

Penyelidikan terhadap Toyota RAV4 sendiri dilakukan terkait kecelakaan maut yang terjadi pada Jumat 26 Februari sekitar pukul 23.00 WIB. Mobil Toyota RAV4 bernopol B 8095 NL yang ditumpangi 5 remaja itu mengarah dari jalan layang Kuningan menuju Jalan Latuharhary, Jakarta Pusat.

Saat membelok, kendaraan tersebut menghantam pembatas jalan hingga akhirnya mobil tersebut terhempas dan menyebabkan 3 orang meninggal dunia dan 2 orang kritis.

Polda Metro Jaya menenggarai selain karena faktor jalan dan manusia, kemungkinan kesalahan malah ada di mobilnya, khususnya pada pedal gas. Sebab dari tes yang dilakukan, pengemudi negatif mengkonsumsi alkohol atau pun narkoba.

"Polisi saat ini masih menyelidiki kemungkinan kesalahan pada produksi Toyota RAV4 tersebut," ungkap Kepala Seksi Kecelakaan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Herman Ruswandi kepada detikOto, beberapa waktu lalu. (syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads