Namun angin positif itu belum tentu dirasakan oleh produsen mobil mewah atau premium. Bahkan produsen mobil mewah memprediksi 2010 masih menjadi tahun yang sulit buat mereka untuk bisa kembali seperti tahun 2008.
"Kami tidak yakin jika tahun 2010 akan menjadi tahun untuk pemulihan. Tahun ini masih menjadi tahun yang berat sebelum bisa memulihkan kondisi pasar mobil mewah," kata CEO Ferrari Amedeo Felisa seperti dikutip dari Reuters, Jumat(5/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama diamini oleh Nissan Infinity. Mobil yang harganya terhitung lebih murah dari Ferrari itu terpaksa memundurkan jadwal pembukaan 50 dilernya di Eropa Barat.
"Kami betul-betul terkena dampaknya," ujar Wakil Presiden Infinity untuk Eropa Jim Wright.
Penjualan mobil mewah turun dari 18,6 persen dari pasar mobil penumpang di 2008 menjadi 16,1 persen pada akhir 2009.
"Ketika krisis melanda, bahkan orang yang punya uang cash banyak pun tidak terlalu berminat membeli mobil," ujar Wright.
Wright menuturkan orang-orang kaya itu mungkin tengah mulai memikirkan apakah akan membeli mobil baru tahun ini.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta