Sebab kedua mobil mungil yang dipasarkan Suzuki di pasar Indonesia ini memang didatangkan secara utuh alias Completely Built Up (CBU) dari India.
Jadi bila ada perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dan India, tentu harga Karimun Estilo dan Splash dapat disesuaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bila itu jadi, harga tentu berkurang karena tax (pajak) untuk memasukkan keduanya pun tentu akan berkurang," ujar Endro.
Lebih lanjut, Endro mengungkapkan bahwa sesungguhnya draft perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dan India itu sudah diratifikasi di tingkat departemen.
"Nanti akan dimasukkan dulu ke Setneg untuk ditandatangani Presiden, setelah itu kita tinggal tunggu peraturannya," papar Endro.
Perjanjian perdagangan bebas dengan India ini menurut Endro merupakan sesuatu hal yang strategis. Sebab dengan adanya hal tersebut Endro yakin volume ekspor-impor antar kedua negara akan semakin meningkat.
"Asal nanti pemerintah tidak buat peraturan yang aneh lagi, saya yakin perjanjian itu akan menguntungkan," pungkasnya.
Saat ini harga jual Karimun Estilo yang masih didatangkan langsung dari negeri Taj Mahal, India, masih berkisar diangka sekitar Rp 129 jutaan, sementara Splash yang baru akan diluncurkan pada 21 Maret mendatang dilepas dengan harga antara Rp 139
juta sampai Rp 145 juta.
"Memang masih lama, tapi bila itu benar-benar jadi kenyataan, harga tentu akan kita sesuaikan," tandasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?