Seperti dilansir Worldcarfans, Rabu (3/3/2010) BlueTEC adalah teknologi terbaru yang dikembangkan Mercedes-Benz, yang dirancang untuk mengurangi emisi kendaraan diesel, khususnya emisi nitrogen oksida (NOx).
Versi BlueTEC G-Class menggunakan AdBlue, sebuah urea cair yang disuntikkan ke dalam aliran gas buang. Proses ini melepaskan amonia, yang mengubah sampai 80 persen nitrogen oksida ke nitrogen tidak berbahaya dan air oleh proses penurunan hilir SCR catalytic converter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu tangki penuh AdBlue bisa digunakan untuk sekitar 12.000 km. Dipadukan dengan mesin V6 diesel BlueTEC yang memiliki tenaga mencapai 210 hp pada 3.400 rpm dan memiliki torsi 540 Nm antara 1600 dan 2400 rpm.
Oleh karena itu model BlueTEC ini menghasilkan emisi jauh lebih sedikit daripada model sebelumnya G 350 CDI, yang bahkan melebihi standar Euro 5 dengan pengurangan emisi NOx sekitar 50 persen, namun tetap memberikan kinerja yang
sebanding.
Keluarga G-Class saat ini memiliki tiga varian, yaitu Station Wagon bersumbu pendek, Station Wagon wheelbase panjang dan Convertible, yang semuanya dapat dikombinasikan dengan teknologi mesin BlueTEC yang baru.
Fitur abadi lainnya, Mercedes-Benz G-Class off-road ini tetap menawarkan pengemudian superior yang berperforma tinggi, dengan sistem kontrol yang dinamis, berkat sistem traksi yang dikendalikan secara elektronis 4ETS.
Selain itu, terdapat juga fitur Electronic Stability Program (ESP), serta fitur permanen all-wheel drive dengan rasio off-road dan 7G-TRONIC transmisi otomatis 7-speed.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?