Opel ingin menunjukkan, bagaimana sebonggol motor listrik Chevy Volt sebenarnya bisa juga diterapkan pada mobil yang lebih besar, dalam hal ini sebuah mobil hatchback lima pintu.
Karena sejauh ini, setiap kendaraan yang ditunjukkan oleh General Motor dengan EV ER-drivetrain, termasuk Chevy Volt, Ampera dan Converj Cadillac konsep, dianggap sudah kompak antara mesin dan tubuh kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aerodinamis tersebut, bahkan masih bisa ditingkatkan ketika dibagian buritan sebuah panel bisa diperpanjang keluar dari slot ekstraksi udara dibelakang roda belakang, pada kecepatan diatas 50 km per jam.
Opel juga menggunakan panel komposit karbon untuk seluruh bodinya dan aluminium untuk struktur kendaraan agar bisa tetap menjaga bobot kendaraan tetap minimalis.
Dan untuk bisa melesat, Opel Flextreme GT/E ini didukung oleh motor listrik bertenaga 120 kw, dengan sokongan torsinya yang mencapai 273 pound-feet, ditambah mesin bensin 4 silinder berkapasitas 1.4 liter sebagai generator.
Dengan begitu, Flextreme dapat melaju dengan menempuh jarak sejauh 37 mill dengan hanya mengandalkan tenaga listrik murni, sebelum generator mesin bensinnya memeberikan pasokan tambahan, hingga jarak tempuhnya bisa mencapai 311 mill.
Seperti dilansir situs resmi Opel, Jumat (19/2/2010) emisi CO2 yang dilepaskan berada di bawah 40 g per km dan konsumsi bahan bakar Opel rata-rata berada pada 1,6 liter untuk jarak 100 km.
(bgj/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB