Beberapa ATPM memberikan argumennya, yang rata-rata semuanya menjurus pada efisiensi ruang dan bobot, yang nantinya bakal berpengaruh terhadap kepraktisan saat menaruh dan memasangnya bila diperlukan dalam kondisi darurat.
Seperti yang diutarakan Direktur Marketing PT Suzuki Indomobil Sales Endro Nugroho. Menurutnya, ban serep disediakan yang lebih kecil tujuannya agar pengendara selalu ingat itu hanya ban serep. Maksudnya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain lagi yang diutarakan PR & Corporate Communications Manager General Motor AutoWorld Indonesia, Kiki Fajar. Menurutnya, ban serep yang lebih kecil agar tidak banyak memakan tempat di bagasi.
"Selain itu, pengaplikasian pelek yang lebih kecil juga biasanya bahan kaleng, agar ringan, jadi pas harus ganti di tengah jalan enggak repot," ujarnya.
Sedangkan menurut Manager Marketing Communication PT Toyota-Astra Motor, Ahmad Rizal, sebenarnya sah-sah saja mau menggunakan ban serep sama ukuran atau lebih kecil pada mobil.
"Ban yang lebih kecil juga sebenarnya tidak masalah, selama pemilik mobil
benar-benar membaca buku manual, dan cara mengemudinya pun tentu harus dibedakan dengan saat menggunakan ban standar," ujarnya.
Semua bersepakat, ban serep dengan ukuran lebih kecil ditujukan selain untuk mengingatkan pengemudi, juga agar bisa menghemat tempat dan bobot pada kendaraan.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?