Hal tersebut diutarakan langsung Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia, Jongkie D Sugiarto. Menurutnya, dengan berbagai keunggulan dan faktor rakitan lokal tersebut, ia yakin H-1 bisa mencapai target penjualannya.
"Kita targetkan sebanyak 2.000 unit H-1 untuk pasar domestik tanah air, melihat segala kondisinya, kita yakin bisa tercapai," ujarnya di Pendopo Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2010)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, saat mulai mengekspor nantinya, Jongkie pun memastikan H-1 sudah mengadopsi komponen lokal mencapai 40 persen, sedangkan saat ini Jongkie mengakui baru sekitar 20-30 persen saja kandungan lokal pada H-1.
Hyundai H-1 yang hadir sejak tahun 2008 lalu, kali ini dalam versi CKD tersedia dalam dua pilihan tipe dan mesin. XG dengan sembilan tempat duduk, serta Elegant dengan dua belas tempat duduk. Juga selain mesin bensin 2.4 liter, H-1 pun tersedia dalam mesin diesel 2.5 CRDi yang ramah lingkungan dan berteknologi CRDi.
Fitur seperti single tone color, new design alloy wheel, roof mounted LCD, Global Positioning System (GPS), wood grain panel, Xenon headlight, rear spoiler with rear view camera, serta Kenwood Double Din head unit, bakal menjadi standar dari H-1 CKD ini. (bgj/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!