Kesalahan manusia dalam memproduksi produk industri bisa saja terjadi, tak terkecuali bagi produk otomotif seperti mobil.
"Soal recall itu tanggung jawab perusahaan, itu kan human error," kata Menperin MS Hidayat saat ditemui di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (4/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Recall sebetulnya sudah biasa, ada beberapa hal, orang mengembangkan produk tidak mungkin 100% sempurna, retapi industri punya moral dan etika. Jika kelihatannya barangnya masih perlu diperbaiki itu bisa melakukan recall," kata Gunadi di tempat yang sama.
Ia kembali menegaskan langkah recall merupakan tanggung jawab bagi industri,Β sebelum terjadi masalah yang serius atau langkah antisipasi khususnya dalam menekan risiko kasus-kasus kecelakaan.
"Hal itu bisa juga secara teknis sudah benar, kebetulan variasinya terjadi penyimpangan macam-macam. Yang paling penting industri itu segera bertindak," katanya.
(hen/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak