Kejadian itu tidak bisa terelakan akibat pemerintah kurang tanggap dengan keadaan sistem transportasi yang buruk.
Sementara perilaku masyarakat kota yang sudah semakin ugal-ugalan berlalulintas penyebab angka kecelakaan sepeda motor terus terjadi, bahkan akan semakin tinggi dan menjadi pembunuh nomor satu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengguna sepeda motor itu adalah pengguna transportasi umum dulunya. Tetapi ketika melihat jalanan macet maka orang pada beli motor. Otomatis pengguna motor terus berkembang," kata Muslich.
Muslich menjelaskan beralihnya pengguna angkutan umum ke sepeda motor dikarenakan kebutuhan yang harus dipenuhi. "Misalnya orang mau buru-buru tetapi ketika jalanan macet mereka tidak bisa apa-apa. Yah terang saja mereka beralih ke roda dua," jelasnya
Untuk itu Muslich menyarankan pemerintah RI agar segera membenahi transportasi di Jakarta agar kenikmatan dan kenyaman menggunakan kendaraan umum kembali nikmat. "Yang akhirnya orang-orang kembali menggunakan tranportasi umum," sarannya.
Muslich menegaskan angkutan umum di Jakarta akan habis dalam waktu 5 tahun kedepan. "Angkutan akan habis dalam 5 tahun ke depan," yakinnya. (ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?